
Harga emas naik pada hari Selasa (14/1), dibantu oleh dolar AS yang melemah dan risiko inflasi yang ditimbulkan oleh kebijakan tarif potensial Presiden terpilih Donald Trump, yang dapat memengaruhi laju pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve tahun ini.
Harga emas spot naik 0,3% menjadi $2.669,09 per ons pada pukul 09.32 GMT. Harga emas berjangka AS naik 0,2% menjadi $2.683,20.
"Harga emas diuntungkan oleh laporan bahwa pemerintahan Trump yang baru sedang mempertimbangkan penerapan kenaikan tarif secara bertahap untuk mengurangi dampaknya terhadap inflasi," kata Ricardo Evangelista, analis senior di ActivTrades, mengacu pada laporan Bloomberg.
"Berita ini menyebabkan sedikit penurunan imbal hasil Treasury AS dan melemahnya dolar."
Indeks dolar turun 0,4% dari level tertinggi lebih dari dua tahun yang dicapai pada sesi terakhir karena para pedagang mengurangi taruhan pemotongan suku bunga AS untuk tahun 2025 setelah laporan pekerjaan yang kuat. Dolar yang melemah membuat harga emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Sorotan beralih ke angka Indeks Harga Konsumen (IHK) yang akan dirilis pada hari ini. Jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom memberikan perkiraan rata-rata kenaikan tahunan sebesar 2,9%, naik dari 2,7% pada bulan November.
Investor juga mencermati data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang akan dirilis pada pukul 13.30 GMT dan penjualan ritel AS pada hari Kamis untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai ekonomi dan arah kebijakan Fed pada tahun 2025.
Perak spot menguat 0,4% menjadi $29,70 per ons, dan paladium naik 1% menjadi $948,29.(yds)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...